Batu, infojatim.com - Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari jajaran Kepolisian Provinsi Jawa Timur, TNI, BPBD, dan Tim relawan saat melakukan proses evakuasi korban bencana longsor yang terjadi di jalur Cangar – Pacet, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (05/04/2025). Foto: (Infojatim/Ist)

Tim SAR gabungan yang terdiri dari jajaran Kepolisian Provinsi Jawa Timur, TNI, BPBD, dan Tim relawan telah menyelesaikan proses evakuasi korban bencana longsor yang terjadi di jalur Cangar – Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (05/04/2025). Sebanyak 10 korban jiwa dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto, dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi.

"Evakuasi 10 korban jiwa sudah selesai dilaksanakan, saat ini tinggal pembersihan material longsor," ujarnya di Kota Batu, pada Sabtu (05/04/2025), seperti dikutip dari keterangan website resmi Bidhumas Polda Jatim.

Kombes Pol Dirmanto Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jawa Timur saat memberikan keterangan terkait korban bencana longsor yang terjadi di jalur Cangar – Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (05/04/2025). Foto: (Dok. Kabidhumas Polda Jatim/infojatim)

Untuk mempercepat proses identifikasi para korban, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jawa Timur telah membuka posko postmortem di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.

"Dalam rangka mempercepat proses identifikasi korban, kita membuka posko antemortem," jelas Kombes Pol Dirmanto.

Kabidhumas Polda Jatim menambahkan bahwa melalui posko antemortem, anggota keluarga dapat memberikan laporan mengenai ciri-ciri visual korban. Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jawa Timur, Kombes Pol M Khusnan Marzuki, juga menyampaikan hal serupa.

"Laporan kami data dan dilakukan pencocokan, baik itu dari fisik maupun properti (barang) yang dipakai," katanya di Kota Batu.

Kombes Khusnan menegaskan bahwa proses identifikasi memerlukan ketelitian dan tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Pihaknya akan memberikan keterangan resmi mengenai identitas masing-masing korban setelah melalui pemeriksaan yang intensif.

Salah satu keluarga korban, Wahyu Jatmiko (45), mengungkapkan bahwa informasi mengenai musibah yang menimpa enam anggota keluarganya pertama kali diterima dari pihak kepolisian pada Kamis (3/4) malam.

"Awalnya keluarga tidak tahu, tetapi malam itu dapat kabar dari kedokteran Polisi kalau keluarga kami terkena musibah. Kemudian saat malam itu juga saya berangkat ke posko di lokasi," tuturnya.

Wahyu menjelaskan bahwa anggota keluarganya yang menjadi korban berada di dalam mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) Toyota Innova. "Dari rumah akan sambang Idul Fitri ke rumah besan di daerah Selecta, Kota Batu. Berangkatnya pagi," imbuhnya.

Diketahui, satu jenazah atas nama Alm. Majid Zatmo telah dimakamkan sebelumnya. Sementara itu, enam jenazah lainnya tiba di rumah duka di Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo pada Jumat (4/4/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kedatangan jenazah tersebut mendapatkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dari personel Polresta Sidoarjo Polda Jatim.

Musibah longsor di jalur alternatif Pacet-Cangar tersebut merenggut nyawa satu keluarga yang terdiri dari Majid Zatmo (31), Rani Anggraeni (28), Syahrul Nugroho (6), Putri Qiana Ramadhani (2), H. Wahyudi (71), Hj. Jainah (61), dan Saudah (70).

Keluarga tersebut diketahui sedang dalam perjalanan silaturahmi ke Kota Batu menggunakan satu unit mobil saat peristiwa nahas terjadi. Mereka berasal dari Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo. (Red)

#InfoJatim #PoldaJatim #LongsorPacetCangar #Mojokerto #BencanaAlam #KorbanLongsor #Evakuasi #IdentifikasiKorban

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment